← Kembali ke Artikel & Berita
21 Juni 2026  ·  Penulis: Ninik Lestari Career Preparation

Membuat CV yang Praktis dan Menarik

0 dibaca

Curriculum Vitae (CV) adalah gerbang pertama yang menentukan apakah lamaran kita akan dilirik oleh perekrut atau langsung disisihkan. Di tengah ratusan lamaran yang masuk, perekrut hanya memiliki waktu singkat untuk membaca setiap CV. Karena itu, CV yang praktis dan menarik menjadi sangat penting bagi fresh graduate.

Kesalahan umum yang dilakukan fresh graduate adalah membuat CV yang terlalu panjang dan bertele-tele. Padahal, CV yang baik justru ringkas dan langsung pada poin penting. Idealnya, CV fresh graduate cukup satu hingga dua halaman yang memuat informasi paling relevan mengenai pendidikan, pengalaman, dan keterampilan.

Mulailah CV dengan data diri yang jelas, seperti nama, alamat, nomor telepon, email, dan tautan portofolio atau media profesional jika ada. Pastikan informasi kontak mudah ditemukan dan ditulis dengan benar, karena kandidat yang tidak dapat dihubungi akan terlewat begitu saja.

Bagian pendidikan memuat riwayat pendidikan dari jenjang terakhir, lengkap dengan nama institusi, jurusan, dan tahun lulus. Untuk fresh graduate tanpa banyak pengalaman kerja, bagian pendidikan menjadi sorotan utama, sehingga tampilkan pencapaian akademik yang relevan seperti IPK atau prestasi.

Bagian pengalaman dapat memuat pengalaman magang, PKL, organisasi, atau kegiatan kepanitiaan. Meski bukan pengalaman kerja formal, semua ini menunjukkan keterampilan yang bermanfaat. Tuliskan secara singkat apa yang dilakukan dan hasil yang dicapai, dengan kata kerja yang kuat.

Bagian keterampilan memuat kemampuan yang dimiliki, baik keterampilan teknis maupun soft skill. Pisahkan antara keterampilan yang bisa diuji, seperti penggunaan perangkat lunak, dengan keterampilan yang lebih umum, seperti komunikasi dan kepemimpinan.

Tampilan CV juga perlu diperhatikan. Gunakan format yang rapi, mudah dibaca, dengan penggunaan huruf yang konsisten dan margin yang wajar. CV yang berantakan mencerminkan kurangnya perhatian terhadap detail, padahal detail merupakan salah satu hal yang dinilai dalam dunia kerja.

Terakhir, sesuaikan CV dengan lowongan yang dilamar. Tidak ada salahnya membuat beberapa versi CV, masing-masing disesuaikan dengan posisi dan perusahaan yang berbeda. CV yang relevan dengan kebutuhan lowongan jauh lebih berpeluang menarik perhatian perekrut daripada CV yang generik.

Komentar