← Kembali ke Artikel & Berita
28 Agustus 2026  ·  Penulis: Jhony Ahmadi – API News Berita

Dari Kelas ke Dunia Kerja, API Nusantara dan SMK PGRI 2 Malang Perkuat Kolaborasi

Penandatanganan Kerja Sama PT API Nusantara dan SMK PGRI 2 Malang
Penandatanganan Kerja Sama (Dari kiri ke kanan) – Direktur PT API Nusantara Ninik Lestari, Wakil Kepala Sekolah Iberta Elsina Conny Kabora. (Foto: API Nusantara)
0 dibaca

Malang – Dunia pendidikan dituntut tidak berhenti pada penguasaan teori. Di tengah perubahan kebutuhan industri yang semakin cepat, sekolah kejuruan perlu memastikan kompetensi yang diajarkan tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Semangat itulah yang melandasi kerja sama PT Amanah Prima Inspirasi Nusantara (API Nusantara) dengan SMK PGRI 2 Malang. Kedua pihak menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) di SMK PGRI 2 Malang, Jumat (28/8/2026), sebagai langkah memperkuat sinergi antara sekolah dan dunia usaha serta dunia industri (DUDI).

Kerja sama tersebut diarahkan untuk membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, mulai dari penyelarasan pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja, peningkatan kompetensi guru dan siswa, hingga penguatan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja maupun peluang kewirausahaan. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur PT API Nusantara, Ninik Lestari dan Kepala SMK PGRI 2 Malang, Titik Apriyana Dewi. Dalam prosesi tersebut, Wakil Kepala Sekolah Iberta Elsina Conny Kabora turut mendampingi. Titik hadir langsung dalam agenda pembahasan kerjasama, namun, karena harus menghadiri rapat di luar sekolah, sesi dokumentasi selanjutnya diwakilkan kepada Iberta Elsina Conny Kabora.

Bukan Sekadar Tanda Tangan di Atas Kertas

Kepala SMK PGRI 2 Malang, Titik Apriyana Dewi, mengatakan kerja sama dengan PT API Nusantara diharapkan dapat membantu sekolah terus menyesuaikan proses pembelajaran dengan perkembangan industri. Menurutnya, hubungan antara sekolah dan dunia kerja tidak cukup hanya dibangun melalui kegiatan formal, tetapi harus diterjemahkan menjadi program yang memberikan pengalaman nyata kepada siswa.

“Melalui kerja sama dengan PT API Nusantara, SMK PGRI 2 Malang dapat terus menyesuaikan pembelajaran dengan perkembangan industri, meningkatkan kompetensi guru, dan memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata kepada siswa. Kami ingin lulusan SMK PGRI 2 Malang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap menghadapi perubahan, mampu beradaptasi, dan memiliki kepercayaan diri untuk berkembang di masa depan,” ujar Titik.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan berkembang dalam berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi sekolah dan siswa. Program yang disiapkan antara lain penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, berbagi pengalaman antara guru dan praktisi industri, pelatihan peningkatan kompetensi guru dan siswa, pembelajaran berbasis proyek nyata, penguatan Praktik Kerja Lapangan (PKL), pengembangan karir dan kesiapan kerja, serta pengembangan kewirausahaan dan kreativitas siswa.

“Bagi kami, kerja sama ini bukan sekadar MoU, tetapi merupakan jembatan antara sekolah dan dunia kerja. Harapannya, setiap siswa SMK PGRI 2 Malang mendapatkan bekal yang lebih kuat untuk melanjutkan pendidikan, bekerja, maupun menciptakan peluangnya sendiri,” katanya.

API Nusantara: Industri Harus Hadir Sejak di Bangku Sekolah

Direktur PT Amanah Prima Inspirasi Nusantara, Ninik Lestari, mengatakan kolaborasi dengan SMK PGRI 2 Malang merupakan bagian dari upaya memperkuat keterhubungan antara pendidikan dan kebutuhan dunia usaha serta dunia industri.

Menurut Ninik, lulusan SMK membutuhkan lebih dari sekadar ijazah. Mereka perlu memiliki kompetensi, pengalaman, karakter, dan kemampuan beradaptasi agar mampu menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dinamis.

“Kami ingin kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kolaborasi ini benar-benar hadir dalam proses pembelajaran dan memberikan pengalaman yang bermakna bagi guru maupun siswa. Dunia industri harus semakin dekat dengan sekolah agar apa yang dipelajari siswa memiliki keterkaitan yang nyata dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Ninik.

Ia menilai kolaborasi antara sekolah dan DUDI merupakan salah satu kunci dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki daya saing.

“Kami ingin menjadi mitra yang ikut tumbuh bersama sekolah. Ketika kompetensi siswa semakin kuat, kepercayaan dirinya meningkat, dan mereka memahami bagaimana dunia kerja berjalan, maka pada saat yang sama kita sedang menyiapkan sumber daya manusia yang lebih siap menghadapi masa depan,” katanya.

Bagi API Nusantara, lanjut Ninik, kesiapan kerja tidak hanya berarti kemampuan seseorang untuk mendapatkan pekerjaan. Lebih jauh, siswa juga perlu dibekali kemampuan melihat peluang, menyelesaikan persoalan, berkomunikasi, bekerja dalam tim, serta memiliki keberanian untuk menciptakan peluang usaha.

“Harapan kami, dari kerja sama ini akan lahir lebih banyak siswa yang tidak hanya berpikir ‘setelah lulus saya akan bekerja di mana’, tetapi juga berani berpikir ‘nilai apa yang bisa saya berikan dan peluang apa yang bisa saya ciptakan’. Itulah semangat yang ingin kami bangun bersama SMK PGRI 2 Malang,” tuturnya  

Kemitraan ini menjadi bukti bahwa kesiapan kerja tidak cukup diraih melalui teori di ruang kelas, melainkan melalui kolaborasi nyata antara sekolah dan industri. Dengan menghadirkan pengalaman belajar yang lebih aplikatif dan kontekstual, siswa diharapkan mampu membangun kompetensi, karakter, serta kepercayaan diri yang membuat mereka siap menghadapi dunia kerja maupun menciptakan peluangnya sendiri di masa depan.

Kolaborasi antara PT Amanah Prima Inspirasi Nusantara dan SMK PGRI 2 Malang diharapkan menjadi model kemitraan strategis antara sekolah dan dunia usaha, sehingga mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi di tengah dinamika perubahan zaman.

Komentar